Follow us:

KPK menangkap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen bersama 5 orang lainnya. Diduga Kalapas Sukamiskin menerima suap terkait 'fasilitas' napi di Lapas Sukamiskin dan izin ke luar lapas.

"Kalau di lapas, apalagi modusnya selain izin keluar untuk berobat, mendapatkan tempat lebih baik, fasilitas lebih di ruang sel," kata

Miftahudin, penyuap Bupati Subang non aktif Imas Aryumningsih divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim pengadilan negeri tipikor Bandung, Senin 16 Juli 2018. Selain itu, Miftahudin juga dikenai denda sebesar Rp 100 juta subsider 1 bulan penjara.

Miftahudin terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana penyuapan

Bupati Subang nonaktif Imas Aryumningsih menjalani sidang perdana kasus dugaan tindak pidana korupsi di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (2/7). Imas didakwa menerima suap terkait pengurusan perizinan di Kabupaten Subang pada 2016.

Dalam dakwaannya, jaksa menyebut Imas telah menerima uang dari seorang pengusaha bernama Puspa Sukrisna sebesar

Majelis hakim tindak pidana korupsi (Tipikor) memvonis mantan bendahara pengeluaran Dinkes Subang Suhendi hukuman tujuh tahun, denda Rp 200 juta, subsider kurungan enam bulan. Vonis majelis lebih berat satu tahun dari tuntutan Jaksa penuntut umum (JPU), yakni enam tahun penjara.

Hal itu terungkap dalam sidang tuntutan

Bupati Subang non aktif Imas Aryumningsih, yang merupakan tersangka kasus suap perizinan di kabupaten Subang menjadi saksi dalam persidangan dalam kasus yang melilit dirinya. Imas menjadi saksi atas terdakwa Miftahudin, yang disidangkan di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu 30 Mei 2018.

Dalam kesaksiannya, Imas mengaku belum menerima

Twitter Update

Hanya 134 Peserta Test CPNS Subang yang Lolos Passing Grade SKD https://t.co/0uLgD4zsD4
Polisi Tangkap Kawanan Perusak Kantor DPMD Majalengka https://t.co/zGQmOtf7eu
PAD Subang di 2019 Ditarget Naik Rp79 Miliar https://t.co/zdvkmnXK8T
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page