FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Denda Pelanggar PPKM di Subang Capai Rp132 Juta



SUBANG, TINTAHIJAU.COM - Tercatat, sebanyak 183 pelanggaran terjadi saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa Barat.

Dari ratusan pelanggaran itu, terkumpul Rp132 Juta dari denda dunia usaha dan warga yang melanggar selama penegakan PPKM Darurat.

Kepala Kejari Subang, Taliwondo mengatakan selama penerapan PPKM Darurat didapati ada 178 pelanggar terdiri dari pelaku usaha, ada pegadang nonesensial, dan ada empat perusahaan. 'Mereka tidak memiliki IMK, WFO dan lainnya. dARI lima sidang tipirng ini total dari 178 pelanggar sekitar sejumlah Rp86.4 juta,' kata Kajari

Namun demikian dari data yang diperoleh, terdapat 183 pelanggar PPKM Darurat. Darii ratusan pelanggar itu terkumpula uang denda sebesar Rp132.900.000.

BERITA TERKAIT:
Kajari Subang Paparkan Soal Uang Denda Pelanggar PPKM Darurat
Denda Pelanggar PPKM Darurat, Bupati Subang: Agar Mereka Taat Aturan
20 Pelanggar PPKM Darurat di Subang Didenda dari Rp50 Ribu Sampai Rp1,5 Juta




Taliwondo mengimbau agar masyarakat bisa lebih taat terhadap aturan PPKM, karena aturan tersebut dibuat untuk menekan penularan Covid-19 khususnya di wilayah Subang. "Sanksi itu hanya untuk efek jera saja, semoga dengan denda punya efek jera dan mereka (masyarakat) bisa lebih taat," tandasnya.

Sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Subang, Taliwondo mengatakan, uang hasil denda pada sidang tipiring yang dikumpulkan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang akan disetorkan ke kas negara bukan pajak.

"Uang itu setelah dikumpulkan akan disetorkan ke negara," ujar Taliwondo ketika diwawancara Tribun usai rapat di rumah dinas Bupati Subang, Jumat (9/8/2021).

Dendaan dengan nilai variatif tersebut merupakan sanksi yang dijatuhkan Satgas Covid-19 kepada masyarakat yang melanggar aturan di masa PPKM Darurat Jawa-Bali yang kini tengah diberlakukan di Subang. "Dendaan ini sebenarnya, kami memberikan efek jera kepada masyarakat yang melanggar," kata dia.

Taliwondo mengatakan hasil dendaan tersebut merupakan uang milik negara, "Uang itu nanti masuk ke pendapatan negara bukan pajak, saya harap masyarakat memaknai sidang tipiring ini dengan kepatuhan, ini semua kami lakukan agar masyarakat disiplin dan sama-sama saling menjaga," ucapnya.






FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

HUT Ke-61, BPN Bikin Warga Kabupaten Subang Sumringah https://t.co/mhQwKV6bKA
Terkait Adanya Gangguan di Jaringan IndieHome, Pihak Telkom Akan Beri Kompensasi untuk Pelanggan https://t.co/KGHdDDOF4I
Implementasi Program YESS, SMKN 2 Subang Gelar Pameran Hasil Produksi Siswa https://t.co/69yN6Q946K
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter