FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

RS Ummi Diduga Halangi Upaya Penanganan Covid-19, Kapolda Jabar Buka Suara

Indeks Artikel


BANDUNG, TINTAHIJAU.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri menyebut upaya yang dilakukan Rumah Sakit Ummi termasuk pidana murni.

Seperti yang diketahui, RS Ummi diduga menghalang-halangi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di Kota Bogor, dalam melakukan pelacakan.

Menurut Ahmad Dofiri, pihak Kepolisian memang wajib untuk mengusut kasus tersebut, meski awalnya kasus itu berasal dari adanya laporan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor.

BACA JUGA: Polri Buka Peluang Panggil Ridwan Kamil Terkait Kerumunan Acara Rizieq di Bogor

Pernyataan tersebut disampaikannya di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, 30 November 2020.

“Ini bukan delik aduan, tapi pidana murni,” ucap Ahmad Dofiri, seperti yang kami kutip dari Pikiran-Rakyat.com.

“Kalau pidana murni, kewajiban negara melalui aparatnya, yakni kepolisian, untuk menangani langsung dan mengusut perkara ini,” tuturnya menambahkan.

Selain itu, Ahmad Dofiri juga meragukan pernyataan Wali Kota Bogor Bima Arya, yang akan mencabut laporan kasus RS Ummi tersebut.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Sering Duduk Seharian di Kasur Karena WFH? Ini Tips Agar Tidak Cepat Pegal https://t.co/byDGs7erJS
Anggota DPRD Subang Tantang Kades Pepe Kembalikan Marwah https://t.co/8F2KDKqILI
Sejumlah Masalah Ini Ternyata Bisa Diselesaikan di Atas Ranjang https://t.co/EU5dpWiz7e
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter