FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Kejari Majalengka Tuntaskan Kasus Dana Bos

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Kejaksaan Negeri Majalengka menggarap kasus CSR dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka, Sri Indarti didampingi Kasi Pidsus, Muslih mengatakan penyelidikan kasus BOS ini karena adanya indikasi kerugian negara yang cukup banyak.

BACA JUGA: Peringati Hari Anti Korupsi, Kejari Majalengka Bagikan Bunga Mawar ke Pengguna Jalan

"Ada indikasi korupsi, jumlah satuannya kecil hanya Rp250 persiswa, namun itu merata dikalikan jumlah siswa se-Majalengka," ujarnya, dalam konfrensi pers yang berlangsung di aula Kejari, Senin (09/12/2019).

Muslih menjelaskan, modus yang dilakukan dengan mengalokasikan dana untuk THR ‎tahun 2019 lalu. Sselain kepala sekolah, pihaknya juga menyelidiki keterlibatan oknum pegawai yang ada di Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka. "Ada keterlibatan oknum di Disdik. Namun, kami masih tahap penyelidikan. Nanti kami informasikan jika sudah jelas," tandasnya.

Selain kasus BOS, Kejari juga sedang menuntaskan kasus CSR senilai Rp2.6 miliar, dan bea cukai Cirebon dengan kerugian negara Rp700 juta

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Catat Girls!, Kata-kata Ini Tidak Mau Didengar Pria dari Pacarnya https://t.co/ALbh4FA7X7
Jelang Idul Adha, Mentan Kunjungi Peternak di Purwadadi Subang https://t.co/XU7exO4wy9
Satu Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Subang Meninggal Dunia https://t.co/BkQGdlP9ts
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter