FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Kejari Garap Kasus Proyek Rehab Puskesmas dan Polindes di Dinkes Subang

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Dinas Kesehatan kembali dihadapkan dengan kasus hukum. Sudah dua Kepala Dinkes berhenti di tengah jalan akibat tersangkut kasus korupsi.

Budi Subiantoro, berhenti di tengah jalan setelah tersandung kasus kasus korupsi BPJS bersama Bendahara Dinkes Abdul Kholik dan Bupati SUbang Ojang Sohandi.

BACA: Proyek Rehab Dinkes Subang Gagal Dikerjakan di Tahun 2018

Sementara Ade Rusyana, Kepala Dinkes yang didatangkan dari Garut pun mengalami masalah yang sama. Dia dijebloskan ke tahanan di Bandung terkait kasus pengadaan alat kesehatan di Pemkab Garut.

Belum juga posisi Kepala Dinkes diisi pejabat Definitif, Dinkes kembali digoyang. Proyek rehab di empat titik pada 2018 dengan nilai Rp1 miliar dilaporkan ke Kejaksaan. Dugannya masalah RAB dan spesifikasi proyek yang diduga tidak sesuai.

"Sudah dilaporkan ke kejari. Saya sudah diperiksa untuk dimintai keterangan, sudah sering banget, lebih 10 kali mah," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinkes Siti Suharni.

Saat pemeriksaan, Siti banyak memberi keterangan seputar pengerjaan proyek Puskesmas Pembantu dan Polindes, termasuk masalah satu pelaksana mengerjakan empat titik proyek sekaligus.

"Kita jelaskan semuanya, termasuk kenapa satu pelaksana mengerjakan empat proyek. Kita di Dinkes itu kan hanya user atau pengguna, seleksinya kan di ULP," jelasnya

Dalam kasus ini, Kejari belum menentukan tersangka. Sejauh ini masih melakukan meminta keterangan sejumlah saksi.


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom
Youtube: TINTAHIAJU Channel


Twitter Update

(Video) Dua Pengawas TPS di Subang Meninggal Karena Kelelahan dan Kecelakaan https://t.co/OZdGdpJSvO
Kapolda Jabar Minta Warga Sabar Tunggu Rekap Resmi KPU https://t.co/StpMlRfSgL
Bawaslu Jabar Takziyah ke Rumah Pengawas TPS Subang yang Meninggal Dunia https://t.co/mhegIyvGpL
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page