Jatuh Korban, Polres Subang Musnahkan Puluhan Ribu Botol Miras dan Narkoba

Polres Subang memusnahkan barang bukti puluhan ribu botol minuman keras (miras) berbagai merk di Mapolres, Jl. Mayjen Soetoyo, Subang, Senin (18/12/2017).

Barang bukti yang dimusnahkan yakni minuman keras bermacam merk sebanyak 20.000, tuak 6.590 liter, Ciu 3.500 botol, dan narkotika 245,9 gram. Barang bukti tersebut merupakan hasil operasi pekat Satres Narkoba tahun 2017. "Pemusnahan barang bukti miras dan narkoba ini, dalam rangka cipta kondisi menjelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018," ujar Kapolres AKBP Muhamad Joni, didampingi Kasat Narkoba AKP Dede Hendrawan.

BERITA TERKAIT:
Perda Dikangkangi, Miras Oplosan di Patokbeusi Diperjual Belikan di Warung

Kapolres menegaskan, pihaknya berkomitemn untuk memerangi miras dan narkoba di wlayah hukum Kabupaten Subang. Dia menegaskan, dua barang tersebut dampaknya fatal bagi pengkonnsumsinya. Ironisnya lagi, peredaran atau penikmat miras dan narkoba tersebut kini sudah menyasar anak-anak ingusan

"Pemberantasan narkoba adalah prioritas utama yang didahulukan. Kita nyatakan perang terhadap narkoba. Kita jadikan kesempatan ini sebuah momentum untuk menyatukan langkah dan menyamakan persepsi, bahwa narkoba dan miras bukanlah hal yang baik untuk didekati. Karena itu, mari bersama-sama memerangi narkoba dan miras, demi menjaga generasi muda bangsa," beber Joni.

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua Pengadilan Negeri Fahmiron, Kejari diwakili Jaksa Pratama Pidum Ricky Alhamda, Dansat Pom AU Letkol Pom Rahmat Ismail, Ka Intel Lanud SDM LetkolĀ  Sus Dian Syafrilan, Wakapolres Kompol Eko Munarianto, Wadan Yonif 312/KH Mayor Inf Johan, Satpol PP, alim ulama dan lainnya.

Sekedar informasi, sebanyak 5 warga Kabupaten Subang dikabarkan tewas, usai menggelar pesta minuman keras (miras) pada Sabtu malam (16/12/2017) di lokasi bekas gedung KPU Cigadung. Sementara 7 lainnya sempat dalam kondisi kritis dirawat RSUD Ciereng Subang.

Peredaran minuman keras (miras) semakin massif di wilayah hukum Kabupaten Subang. Miras diperjualbelikan ke warga di warung-warung kelontong. Meskipun sudah diatur dalam Perda khusus Miras, namun penjualan miras secara bebas masih dilakukan warga. Polisi enggan kecolongan, mereka bergerak cepat melakukan razia dan penertiban hampir setiap pekan.

Kapolres Subang M Joni memerintahkan setiap Sektor melakukan razia terhadap Miras untuk menekan korban jiwa dan tindak kriminal akibat dampak dari minuman beralkohol tersebut. Ratusan botol miras hampir setiap pekannya diamankan aparat. Namun begitu, tidak membuat pedagang jera atau menutup usahanya tersebut.


Dapatkan lintasan berita Subang via:
Follow Twitter: @tintahijaucom
Like Faceboook: Redaksi Tintahijau
Promosi dan iklan: 085352324271


Banner Kanan 1

Twitter Update

Sambut Ramadan, Ust Evie Effendi Ceramah di Kampus Universitas Majalengka https://t.co/5Y2UIoDwel
Dicuekin Pemerintah, Penyandang Disabilitas Mengadu ke Cabup @kang_maman72 https://t.co/zC5teZFcYI
PDIP Majalengka Targetkan Peroleh 26 Kursi di Pileg 2019 Cc @PDI_Perjuangan @ineu_purwadewi https://t.co/ULN3RLt9Qh
Follow TINTAHIJAU.COM on Twitter

Facebook Page