Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara Direktur Utama PT Pura Binaka Mandiri dan PT Alfa Sentra Properti, Puspa Sukrisna, ke tahap penuntutan. Penyuap mantan Bupati Subang, Imas Aryumningsih, itu pun segera diadili.

‎"Sidang rencananya digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung," kata Juru Bicara KPK Febri

Bupati Nonaktif Subang Imas Aryumningsih menjalani sidang tuntutan di ruang 1 Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Senin (20/8) dalam perkara suap‎ perizinan izin lokasi di Kabupaten Subang.

Dalam pembacaan tuntutannya yang dibacakan secara bergiliran oleh tiga jaksa penuntut umum (JPU), jaksa Nanang

Anak mantan Bupati Imas Aryumningsih, Arya Natasusanda diduga terlibat dalam pengurusan izin prinsip di Kabupaten Subang. Peran Arya kentara karena dia ikut rapat-rapat dan ikut mengatur soal perizinan di Kabupaten Subang.

Fakta ini baru terungkap di persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu 8 Agustus

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) Subang, H Abdurakhman untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus suap perizinan di Pemerintah Kabupaten (Pemkan) Subang.

"Abdurakhman, Sekretaris Daerah Subang saksi untuk tersangka PS [Puspa Sukrina]," kata Febri Diansyah, juru bicara KPK dikonfirmasi pada Selasa (31/7/2018).

Selain itu, KPK

KPK menangkap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen bersama 5 orang lainnya. Diduga Kalapas Sukamiskin menerima suap terkait 'fasilitas' napi di Lapas Sukamiskin dan izin ke luar lapas.

"Kalau di lapas, apalagi modusnya selain izin keluar untuk berobat, mendapatkan tempat lebih baik, fasilitas lebih di ruang sel," kata

Twitter Update

Ada yang kangen menu tradisional? Dapoer Samara Subang jagonya. Sistem prasmanan, menunya lengkap, harga terjangka… https://t.co/Uau1v1KaUH
Peristiwa Kebakaran di Majalengka Mengalami Peningkatan https://t.co/WHHHxzf6Dt
Dukun Cabul Garap Pelajar Hingga Tiga Kali https://t.co/FupNlTO5Xc
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page