Follow us:

Sempat dilarang dan ditertibkan berjualan di Lapangan Bintang, kelurahan Pasirkareumbi, Subang, kini ratusan pedagang mulai menjejali lokasi tersebut. Aktivitas Pasar Kaget setiap Minggu pagi pun mulai kembali menggeliat

Aktivitas Pasar Kaget kembali menggeliat, sejak usai pelaksanaan Subang Expo pada Agustus lalu. Ratusan pedagang mulai menjajakan dagangannya.

Setiap usaha, ada waktu-waktu tertentu yang menjadi musim panen. Usaha jasa rias pengantin misalnya, selepas Iedul Fitri hingga idul Adha bisnis jasa di bidang ini menjadi musim panen bagi mereka.

Selain souvenir, masih ada satu lagi bisnis jasa yang berkaitan dengan pernikahan yaitu bisnis jasa tata

Nilai tukar rupiah terus melemah hingga ke level rata-rata Rp 14.900 per dolar AS. Pelemahan tersebut berdampak pada harga bahan-bahan pokok yang bersumber dari impor. Salah satunya komoditas kacang kedelai yang menjadi bahan baku pembuatan tempe dan tahu. 

Salah satu pedagang tempe dan tahu di

Dua pemuda asal Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Subang sukses menjadikan komoditi buah khas Subang, Nanas dalam sebuah motif batik. Tidak hanya Nanas, potensi daerah lainpun menjadi salah satu objek motif batik khas Subang.

Adalah Yayat Ruhyat dan Azhar Syhara dua pemuda desa itu. Bernaung di bawah

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (3/9) sore melemah sebesar 126 poin menjadi ke Rp 14.815 dibandingkan posisi sebelumnya Rp 14.689 per dolar AS. Gejolak ekonomi di Turki dan Argentina membebani mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

"Meskipun Bank Indonesia melakukan intervensi

Twitter Update

Hanya 134 Peserta Test CPNS Subang yang Lolos Passing Grade SKD https://t.co/0uLgD4zsD4
Polisi Tangkap Kawanan Perusak Kantor DPMD Majalengka https://t.co/zGQmOtf7eu
PAD Subang di 2019 Ditarget Naik Rp79 Miliar https://t.co/zdvkmnXK8T
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page