FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Pejabat Dilarang Terima, Penjualan Parcel di Subang Lesu

TINJAU SUBANG- Tren penjualan parcel setiap jelang lebaran, dari tahun ke tahun mengalami penurunan, seiring dengan kebijakan larangan pejabat pemerintah di larang menerima parcel. Kondisi itu dirasakan sejumlah pengusaha parcel di Subang Kota. Pengusaha Parcel, Evi Natalia mengatakan, adanya kebijakan larangan pejabat menerima parcel berdampak pada omset usaha tahunanannya tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, penjualan Parcel di Betha Photo Studio, Jl. Sutaatmaja no 72 Panglejar, Subang miliknya itu mengalami penurunan drastis. "Dari tahun ke tahun mengalami penurunan, krn ada kebijakan pemerintah yang melarang pejabat menerima parcel, ditambah lagi sekarang kan Supermarket ada parcel juga, otomatis pengaruhi omset," kata Natalia.

Natalia, yang sejak belasan tahun lalu menggeluti usaha itu menerangkan, pada H-10 lebaran penjualan parcel cenderung sepi. Parcel mulai diserbu, saat menjelang lebaran. "Penjualan rame biasanya mendekati lebaran, tapi kalau secara umu, dari tahun ke tahun mengalami penurunan," jelasnya.

Parcel di tempat usaha Natalia, memiliki aneka jenis. Harga disesuaikan dengan isi parcel. Menurut Natalia, untuk satu parcel di tempatnya antara Rp100 ribu sampai Rp700 ribu. Untuk satu parcel, diantaranya aneka kue kering, minuman botol dan Kaleng, teh, kopi siap saji, coklat dan lainnya. "Isi disesuaikan harga. Kita juga menerima pesanan khusus," katanya.


Follow twitter @tintahijaucom l FB: Berita Tintahijau

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

3.500 Vial Vaksin Covid-19 di Purwakarta Diborong Tenaga Kesehatan https://t.co/1VbW1FcBlT
Kapolres Pimpin Langsung Pengamanan Vaksin Covid–19 di Majalengka https://t.co/zW7Ero01yr
Kemensos Kirim Bantuan untuk Korban Bencana di Majalengka https://t.co/lHXEwC644U
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter