FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Kunjungi Sentra Pembuatan Dodol Betawi, Ketua MPR: Pemerintah Harus Suport UKM

TINJAU JAKARTA- - Menjelang lebaran, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengunjungi sentra pembuatan dodol tradisional Betawi di Condet, Jakarta Timur.

Dodol Betawi adalah kuliner rakyat yang kini mulai sulit ditemukan. Pembuatnya pun banyak yang gulung tikar karena gagal bersaing. Menurut Zulkifli, sekarang sudah saatnya industri rakyat menggunakan teknologi yang lebih baik untuk produksi.

"Ini adalah industri tradisional turun temurun yang harus dipertahankan. Salah satunya melalui modernisasi proses produksi," kata Zulkifli melalui siaran pers, Minggu (26/6/2016).

Upaya lainnya adalah melalui proses packaging yang tepat dari dodol Betawi. Untuk itu Zulkifli meminta pemerintah melakukan pendampingan terhadap industri tradisional agar lebih modern dan higienis.

"Perlu dibekali keterampilan khusus soal packaging jadi daya saingnya bagus. Di sini pemerintah bisa mendampingi," kata Zulkifli.

Proses terakhir, kata Zulkifli, adalah pendampingan dalam pemasaran. Dengan pola pemasaran yang tepat, industri pengolahan dodol Betawi bisa bangkit lagi.

"Bagaimanapun industri ini menyerap tenaga kerja dan menjadi penghasilan bagi rakyat. Perlu peran aktif pemerintah dalam melakukan pendampingan," kata Zulkifli.

Kunjungan ini merupakan rangkaian dari Safari Kebangsaan Ramadhan yang digelar oleh PAN di DKI Jakarta sejak hari Sabtu lalu. Dalam kunjungannya ini, Zulkifli Hasan didampingi oleh ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Patrio, ketua DPP PAN Riski Sadig, Azis Subekti, Wasekjen Suherlan dan Soni Sumarsono.

 



Follow twitter @tintahijaucom | FB: Berita Tintahijau


TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Tekan Laju Penyebaran Covid-19, Majalengka Tiadakan Panggung Hiburan HUT RI https://t.co/LUC1N6naHt
Netizen Sorot Kegiatan Camping Ground Pejabat Subang https://t.co/VKOlWonbwy
Bupati Majalengka dan Keluarga Tes Swab, Sekda Ungkap Hasilnya https://t.co/mpcOnLvkML
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter