FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Dikenai PPN 10%, Pemotongan Sapi di Subang Menurun Drastis

TINJAU SUBANG- Seluruh Rumah Potong Hewan (RPH) di Kabupaten Subang saat ini sudah jarang melakukan pemotongan hewan sapi, karena stok sapi siap potong lagi kosong.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Subang, H. Rachmat Faturrohman. kekosongan stok sapi siap potong tersebut, tidak hanya terjadi pada sapi Import, juga terjadi pada sapi lokal, yang dialami RPH Subang, Pagaden, Kalijati dan Ciasem.

"Saat ini pasokannya sedang tidak ada, sehingga setiap RPH, seperti RPH yang ada di Ciasem, hanya mampu seminggu 1 kali melakukan pemotongan hewan," kata Rachmat kepada Radio Republik Indonesia, Sabtu (23/1/2016).

Kondisi ini, menurut Rachmat, bisa saja pengaruh dari penerapan PPN 10 persen, sehingga di Subang mengalami kelangkaan pasokan sapi impotr maupun lokal. "Bisa saja dipengaruhi oleh faktor PPN 10 persen itu, jadi stok sapi di Subang mengalami kekosongan," ujar Rachmat.

Pada bagian lain Rachmat mengatakan, meski Subang sendiri sebagai daerah peternakan sapi potong, tetapi tidak cukup membantu, karena selain ada ketentuan yang melarang pemotongan sapi betina produktif, juga stok sapi pejantan belum waktunya untuk di potong.

"Kita juga terkendala dengan adanya ketentuan itu, sehingga sebagai daearh peternakan sapi, belum bisa menjadi solusi untuk mengatasi kekosongan stok sapi siap potong tersebut," pungkasnya [RRI]

foto: ilustrasi

follow twitter @tintahijaucom


TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Tekan Laju Penyebaran Covid-19, Majalengka Tiadakan Panggung Hiburan HUT RI https://t.co/LUC1N6naHt
Netizen Sorot Kegiatan Camping Ground Pejabat Subang https://t.co/VKOlWonbwy
Bupati Majalengka dan Keluarga Tes Swab, Sekda Ungkap Hasilnya https://t.co/mpcOnLvkML
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter