FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Jawab Kebutuhan, BLK Subang Siapkan Ribuan Tenaga Kerja

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Sejumlah investor besar dari luar negeri mulai melirik potensi Kabupaten Subang. Mereka melebarkan sayap usahanya dengan mendirikan industri di Kota Nanas ini.

Salah satunya adalah PT Meiloon Technology Indonesia (MTI) di Desa Gunungsembung, Kecamatan Pagaden. Pada Selasa (21/7/2020) lalu, Gubernru Jabar Ridwan Kamil didampingi Bupati Subang meresmikan groundbreaking proyek pembangunan industri dari Taiwan itu.

Perusahaan yang rencananya mulai progres pada Oktober mendatang ini, informasinya akan menampung sekitar 8 ribu pegawai.

BERITA LAINNYA:

Disnakertrans Diminta Siapkan Ribuan SDM untuk Isi Pabrik Baru

BLK Disnaker Subang Cetak 1.824 Tenaga Siap Pakai

Disnakertrans Subang Bidik Calon Wirausaha Muda Lewat BLK



Belum selesai di situ, puluhan Pengusaha Korea, akan beinvestasi untuk membanun Pabrik di Subang. Niatan itu, akan melengkapi puluhan pabrik lainnya asal Korea yang lebih dulu berdiri di Subang.

Kepala Sub Bagian TU UPTD Balai Latikan Kerja (BLK) Subang Ucu Kuswandi tidak tinggal diam. Pihaknya mulai melakukan persiapan, termasuk di dalamnya membangun komunikasi ke pihak perusahaan.

"Kita komunikasi dengan PT MTI itu, memastikan kebutuhan tenaga kerjanya berapa dan di bidang saja. Karena, SDM yang kita siapkan harus sesuai kebutuhan," kata Ucu

Sejumlah persiapan dilakukan pihak BLK. Seperti misalnya melaksanakan pelatihan bagi warga di bidang sesuai kompetensi yang dibutuhkan pihak ketiga.

BACA JUGA:

Setelah Taiwan, Giliran Korea Kepincut Investasi di Subang

Pindah ke Subang, Pabrik Asal China Akan Tampung 8 Ribu Pekerja

Pemerintah Siapkan Subang Sebagai Kawasan Industri di Jabar
Ucu optimistis, pihaknya bisa menjawab kebutuhan tenaga kerja sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan pihak ketiga. Sebab, dari hasil analisanya, peluangnya, skill di bidang operator akan lebih banyak dibutuhkan.

"Kita siapkan dan sudah siap, di bidang oeprator, jaringan, termasuk maintenance. Dari 8 ribu yang dibutuhkan, sesuai informasi, jika betul dibutuhkan, akan kita siapkan," tandasnya.

Bukan saja untuk menjawab kebutuhan PT MTI yang direncanakan opeais pada OKtober mendatang, persiapan SDM yang disiapkan juga untuk kebutuhan Pelabuhan Patimban.

"Untuk Patimban, kita bukan cuma menyiapkan skill calon tenaga kerja, tapi juga kepada warga yang terdampak. Jadi intinya gini, kita siap untuk memenuhi kebutuhan perusahaan sesuai yang dinginkan user. Sehingga kita tidak jadi penonton di rumah sendiri" tandasnya

Namun demikian, di tengah Subang menuju lepas landas daerah Industri, BLK menghadapi kendala seperti anggaran dan fasilitas pelatihan.

Ucu tidak menampik dengan suport Pemerintah, baik dari Subang, Provinsi maupun Pusat. Namun sejalan dengan kebutuhan atau permintaan yang harus banyak menyiapkan SDM, dukungan dua hal tersebut (anggaran dan Fasilitas pelatihan) perlu dilakukan penguatan.

"Industrialisasi ini menjadi peluang dan tantangan. Peluangnya, dampaknya bisa menekan angka pengangguran, sedangkan tantangannya kita harus menyiapkan SDM lebih banyak lagi," tandasnya



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Covid-19 Meningkat, Pemkab Karawang Terapkan Jam Malam https://t.co/EaW0hVZsWQ
Dealer Tridjaya Motor Cabang Cipeundeuy Dibobol Maling https://t.co/83UbbMJEWr
Indeks Manufaktur Indonesia Tertinggi ke-2 di ASEAN https://t.co/NzQBwII1Bk
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter