FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Aktivitas Pasar Tradisional Pantura Sukamandi Saat New Normal

CIASEM, TINTAHIJAU.COM- Aktivitas Pasar Tradisional di sejumlah daerah kembali enggeliat setelah memasuki new normal atau adapatsi ekbiasaan abru (AKB). Seperti di Pasar Tradisional Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Subang. Pasar ini kembali menggeliat dan aktivitas kembali normal.

Namun begitu, jika dibandingkan sebelum pandemi COvid-19, pendapatan para pedagang masih relatif kecil. "Sebelum musim pandemi sehari kita dapat Rp3 juta namun memasuki new normal hasil penjualan menurun hanya mendapatkan Rp1,5 juta ini belum dipotong modal," kata Pedagang sayuran, Titin kepada TINTAHIJAU.com.

Dia mengatakan, sejauh ini harga komoditi masih normal belum ada kenaikan harga kol Rp5 ribu perkilo, Bawang merah Rp50 ribu perkilo.

Tomat Rp10 ribu perkilo, Cabai merah Rp20 ribu perkilo, Kentang Rp10 ribu perkilo, Cabe rawit Rp15 ribu perkilo, Timun Rp10 ribu perkilo dan Wortel Rp12 ribu perkilo."Kita berharap dengan memasuki new normal pandemi pasar tradisional bisa rami oleh pembeli, katanya.

Sementara itu,  Pedagang gorengan, Nur Kripsi (38) mengatakan, sejak musim pandemi hasil penjualan mengalami penurunan drastis. Sebelum musim pandemi penjualan dalam sehari mendapatkan Rp1,5 juta perhari. Namun memasuki new normal hasil penjualan hanya Rp500 ribu perhari.

Hasil penjualan sebesar itu tidak cukup untuk menghidupi 5 orang anggota keluarga dan menyekolahkan 3 orang anak yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas dan sekolah menengah pertama.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pulau Lalu Lintas, Taman Baru di Jalanan Majalengka Kota https://t.co/bWoYZDALyB
Pelayanan SIM Keliling di Subang Masih Offline https://t.co/Mrs3phWzCR
Bantu Sesama, Komunitas 234 SC Subang Gelar Aksi Kemanusiaan https://t.co/WYmpnP4t6e
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter