FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Subang Jadi Kabupaten Produsen Beras Tertinggi Ketiga di Indonesia

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Kabupaten Subang menjadi kabupaten produsen beras tertinggi ketiga di Indonesia di bawah Indramayu dan Karawang. Produksi beras untuk Kabupaten Subang sebesar 540.960 ton

Dilansir akun @ditjentanamanpangan, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi mengungkapkan data produksi 2019 hasil Kerangka Sampling Area Badan Pusat Statistik (KSA BPS), ada 10 kabupaten yang produksi beras tertinggi tahun 2019.

BERITA LAINNYA

Mentan Targetkan 506 Juta Hektar Lahan Sawah Baru di Indonesia

Ada Alsintan 4.0, Mentan: Saya Tidak Mau Produksi Padi di Subang Menurun

Harga Gabah Anjlok, Nasib Petani Pantura Subang Terpuruk

Luas panen padi Kabupaten Subang 156.298,50 hektar, produksi padinya sebesar 942.932 ton GKG dan produksi berasnya sebesar 540.960 ton. Sementara Produksi beras untuk Kabupaten Karawang sebanyak 641.290 ton dan Kabupaten Indramayu berada di posisi teratas dengan produksi beras 789.657 ton

"Perolehan angka produksi berasnya dengan menggunakan konversi 57,3 persen dari produksi padi. Ini merupakan perhitungan yang dikeluarkan BPS. Peningkatan produksi di 10 kabupaten itu tentu atas sinergi Kementerian Pertanian dan Pemerintah Daerah dengan semua pihak," kata DIrjen Tanaman Pangan Kementan Suwandi.

Kementan melaporkan produksi beras secara nasional hingga akhir 2020 mendatang diperkirakan masih surplus. Perkiraan ketersediaan beras tersebut didasarkan pada produksi dan kebutuhan konsumsi bulanan, serta memperhitungkan stok yang ada.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi mengungkapkan data produksi beras 2019 dapat diperoleh dari data yang dirilis BPS. Metode perhitungan yang digunakan BPS adalah Kerangka Sampling Area (KSA), di mana perolehan angkat produksi berasnya dengan menggunakan konversi 57,3 persen dari produksi padi.

"Peningkatan produksi di 10 provinsi itu tentu atas sinergi Kementerian Pertanian dan Pemerintah Daerah dengan semua pihak. Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai terobosan dalam meningkatkan produksi beras, di antaranya program mekanisasi pertanian, penggunaan benih unggul, pemanfaatan lahan rawa dan di tahun 2020 ini pun Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tetap mengoptimalkan lahan rawa dan mempercepat masa olah lahan dan tanam," kata Suwandi

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyatakan saat ini Kementan memiliki stategi dalam menyediaan pangan khususnya beras. Dalam peningkatan kapasitas produksi saat ini dilakukan percepatan tanam padi pada Musim Tanam II 2020 seluas 5,6 juta ha, kemudian optimalisasi lahan rawa di Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Kita juga melakukan penyediaan input produksi, dan penyediaan sarana dan prasarana produksi dan melakukan perluasan areal tanam baru di wilayah defisit," kata Mentan


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Cara Membuat SIM Online, Catat Langkah Aman dan Biayanya https://t.co/ryfCpzP1A2
Pulau Lalu Lintas, Taman Baru di Jalanan Majalengka Kota https://t.co/bWoYZDALyB
Pelayanan SIM Keliling di Subang Masih Offline https://t.co/Mrs3phWzCR
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter