Ancam Nasib UMKM, Pemkab Majalengka Evaluasi Pendirian Minimarket

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Keberadaan minimarket di Kabupaten Majalengka dinilai sudah mengancam UMKM. Untuk menyelamatkan para pelaku UMKM, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka berencana untuk mengevaluasi pendirian toko-toko waralaba tersebut.

Bupati Majalengka Karna Sobahi mengatakan, hingga saat ini di Majalengka terdapat 144 minimarket yang tersebar di 26 kecematan. Minimarket tersebut bahkan sudah masuk ke desa-desa yang jika dilihat dari aktivitas warganya relatif sepi.

"Sudah barang tentu dampaknya akan sangat terasa oleh pelaku UMKM dan pedagang kecil, cepat atau lambat. Karena ini dapat mematikan ekonomi masyarakat, yang berujung ke arah kemiskinan dan kesenjangan sosial," kata Karna.

Bertujuan untuk menjaga keberadaan pelaku UMKM, Karna mengaku sudah meminta Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPSP) Majalengka untuk mengkaji ulang moratorium pendirian minimarket.

"Saya perintahkan segera DPMPSTP melakukan upaya kajian yang konferhensif dan objektif agar tidak terjadi pro kontra di masyarakat dengan maraknya toko swalayan warabala di wilayah pedesaan," jelas dia.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


Twitter Update

Polisi Lakukan Penyekatan di Perbatasan Subang dan Purwakarta https://t.co/G71qvCJS82
Alhamdulillah, 14 Orang Terkonfirmasi Positif Korona di Subang Sudah Sembuh https://t.co/cDV4PSumcE
Empat Hari Terakhir, Tidak Ditemukan Kasus Positif Baru di Purwakarta https://t.co/rsWvvafDIO
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter