Awas! Jual Bensin Eceran Bisa Dipenjara Dan Didenda

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Tenyata melanggar undang-undang, memperjualbelikan kembali Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dibeli dari SPBU Pertamina.

Seperti disampaikan oleh Sales Executive Pertamina Retail IV, Benny Hutagaol.

Masyarakat dilarang membeli BBM  jenis apapun untuk kemudian dijual kembali, karena bertentangan dengan UUNo.22/2001.

"Siapa saja yang melanggar pasal 53 UU No. 22 tahun 2001 tentang migas bisa diancam pidana maksimal tiga tahun penjara dengan denda maksimal Rp 30 miliar," kata Benny Hutagaol, (3/8), dikutip dari Tribunmanado.co.id.

Benny Hutagaol juga menegaskan, larangan ini juga berlaku bagi kios-kios penjual yang memperdagangkan berbagai jenis BBM untuk mencari keuntungan.

"Alasannya karena hal tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan penjual dan orang lain," terang Benny Hutagaol.

"Apalagi lokasinya di wilayah perkotaan, kecuali daerah tersebut jauh dari SPBU," terang Benny Hutagaol.

Menurut Benny Hutagaol, jika ada yang mengeluarkan rekomendasi untuk penjualan BBM di wilayah kota artinya itu salah, karena melanggar UU Migas.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom


Banner Kanan 1
Banner Kanan 2

Twitter Update

Lawan Praktek Percaloan, Bupati Subang Datang dan Urus SIM Sendiri ke Polres https://t.co/0kwbVF9KXw
Kasus Penggusuran Lahan untuk Proyek Tol Cipali Diputuskan Besok https://t.co/3dE2P2EAOU
Era Industri 4.0, Bupati Subang: Waspadai Informasi Hoax dan Fitnah https://t.co/g2YxtR5JAw
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page