BIJB Kertajati Harus Menjadi Kekuatan Ekonomi Baru Bagi Warga Setempat

Hadirnya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB ) di Kertajati Majalengka yang dipastikan beroperasi 2018 mendatang diharapkan akan berdampak pada pertumbuhan ekomoni (economic growth) khususnya di Kabupaten Majalengka.

Harapan itu disampaikan Rektor Universitas Majalengka Prof. Sutarman. Dia mengatakan, dengan hadirnya BIJB itu banyak peluang sebagai sumber baru kekuatan ekonomi masyarakat setempat. Sutarman menerangkan di samping yang berkaitan sistem transportasi udara, peluang bisnis juga ada pada aktivitas yang mengikutinya, baik di area terminal, di dalam area terminal dan bahkan di luar areal BIJB

"Bandara selain sebagai sistem transfortasi, juga akan jadi simpul logistik dan simpul aktivitas. Sistem transportasinya sendiri berhubungan dengan sisi lain udaranya. Tapi dari Sisi darat inilah yang menonjol yaitu sebagai simpul aktivitas bisnis," kata Sutarman

Peluang sumber bisnis lain yang bisa diambil adalah hadirnya perbankan, distro, jasa transportasi darat, asuransi dan lainnya. Peluang iniah, kata Sutarman, harus direspon positif oleh masyarakat sebagai sumber ekonomi baru. "Ini belum termasuk di dalam wilayah Bandaranya sendiri nanti ada Aerocity, Pabrik-pabrik, Gudang, Jasa transportasi, Kurir dan banyak lagi," terangnya

Belum selesai sampai di situ, BIJB akan banyak membutuhkan tenaga kerja hingga 400 ribu oranag, seperti diantaranya untuk posisi Satpam, aviation security (avsec). Dalam konteks pendapatan asli daerah, Pemkab Majalengka bisa mengoptimalkan sektor wisata, pertanian unggulan, perdagangan dan penginapan atau hotel. "Jika semua peluang ini dimanfaatkan dan ditangkap secara baik, keberadaan BIJB ini akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan economiec growth Majalengka akan naik," imbuhnya.

"Mmasalahnya kemudian adalah harus dipersiapkan sedemikian rupa SDM, skil dan lainnya, karena jika alamiah saja maka pekerja yang lain akan datang dan akan memànfaatkan peluang dari kekurangan yang kita miliki. Untuk itu hendaknya ada sikap ada regulasi dan dorongan dari Pemda Majalengka," ujarnya.

Peluang itu, tentu saja harus direspon dan disiapkan jauh-jauh hari oleh masyarakat. Menurut Sutarman dengan adanya bandara ini secara memaksa Majalengka harus berpikir kreatif baik pemerintah maupun masyarakatnya dalam rangka untuk meningkatkan  economic growth. "Economic growth kita akan naik manakala bisnis disekitarnya juga naik," tandasnya.

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Majalengka, Drs. Edy Noor Sudjatmiko, M.Si mengatakan badan yang dipimpinnya itu sebagai Trigger perubaahan sosial ekonomi dalam menyikapi dampak sosial ekononi dengan hadirnya BIJB Kertajati.

"Termasuk di dalamnya Trigger ruang di Majalengka. Oleh sebab itu yang jadi fokus kami di Bappeda ada empat konektivitas yang harus dibangun dan didesain sedemikian rupa yaitu konektivtas infrastruktur, konektivitas utilitas, konektivitas sosial dan konektivitas ekonomi," paparnya

Konektivitas infrastruktur adalah mengembangkan atau membuat struktur ruang BIJB sebagai center land dan hiterlandnya atau kawasan pendudkungnya harus didesain sedenikian rupa termasuk di dalam transportasi yang harus membuka ruang. Sedangkan konektivitas utilitas sambung Edy Noor bagaimana alur sampah, alur air, alur listrik antara bandara dengan kawasan lingkungan ruangnya Majalengka. Semua itu, tandasnya, harus didesain dan sedang didesain.

"Sementara konektivitas sosial adalah mengedukasi masyarakat dari pola pikir agraris menjadi berpola masyarakat kota namun ini tidak mudah. Sedangkan konektivitas ekononi yakni menyiapkan orang Majalengka agar mampu bersaing terhadap ruang ekonomi yang ada yang diciptakan oleh Bandara tadi dan itulah konsepnya. Semua persoalan akan jadi peluang dan menjadkan hidup masyarakat Majalengka sejahtera," paparnya

Warga dusun Kertajaya Desa Mekarjaya Kecamatan Kertajati Iyas Saepudin (40) mengaku sangat mendukung karena akan ada perubahan masyarakat Kertajati yang awalnya petani bisa bergeser ke bidang lain. Namun Iyas khawatir, karena persaingan, justru warga setempat dikalahkan oleh oleh warga dari luar daerah.

"Kami mendukung saja adanya BIJB ini, karena bisa jadi ini akan membuka peluang usaha baru. Tapi tolong masyarakat  diberdayakan dan mengutamakan warga kami terlebih dahulu dalam peluang-peluang yang ada di BIJB," harapnya.

Sedangkan Sunanta Anjar (64) warga Desa Kertajati Kec. Kertajati RT 05 RW 07 blok Desa Cuyu mengaku bahagia debgan hadirnya BIJB dan berharap tenaga kerja hendaknya memprioritaskan warga Kertajati, serta meraih anak-anak muda jangan sampai ada istilah Kertajati Kasiluh Kujunti yang artinya jangan sampai warga Kertajati tersisih dan digantikan orang lain.

Dikutip dari laman BIJB.co.id, PT BIJB sendiri dalam mendanai pembangunan bandara internasional ini menyedot sekitar Rp2,6 triliun dengan menggunakan skema Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA). Informasi yang ada Bandara Kertajati akan menyedot 150.000-400.000 tenaga kerja.

BIJB dibangun diatas lahan seluas 1.800 ha dan pembangunannya akan dibagi menjadi tiga tahap. Diharapkan pembangunannya dapat dimulai pada tahun 2017, di tahap pertama pembangunan, BIJB akan mengoperasikan satu landasan terbang sepanjang 3500 meter, nantinya sendiri setelah pembangunan selesai BIJB akan memiliki dua landasan terbang.

BIJB berencana akan menjamin kapasitas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan di masa mendatang dalam perjalanan udara. Ini akan memudahkan dalam hal infrastruktur bandara, fasilitas terminal dan kemajuan bandara untuk meningkatkan pengalaman para penumpang dan pengunjung.

Total area bangunan Terminal Penumpang sendiri adalah 121,000 meter persegi, yang dapat menampung 5 juta penumpang/tahun dan akan bisa menampung 18 juta lalu lintas penumpang di tahun berikutnya. Di kargo depan, 0,004 juta ton telah ditangani dalam operasi pertama, kargo keseluruhan di BIJB akan diperluas secara besar-besaran hingga mencapai 1,5 juta ton pada tahun 2045.
(Echa)


Banner Kanan 1

Twitter Update

Jembatan Penghubung Antar Desa di Blanakan Nyaris Ambruk Diterjang Batang Pohon https://t.co/u37LFD8xAS
Bagi Raport, Murid TK kemala Bhayangkari Majalengka Baca Hapalan Surat Pendek https://t.co/jJPFYmwyhe
Petir Hantam Rumah Warga Jatitujuh, Dua Orang Alami Luka Bakar https://t.co/0cKMc5qFfM
Follow TINTAHIJAU.COM on Twitter

Facebook Page