FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Uji Anosmia COVID-19 Dengan Permen dan Kopi, Begini Caranya

Indeks Artikel


SUBANG, TINTAHIJAU.com - Pandemi Covid-19 masih melanda di sejumlah wilayah di dunia, termasuk  Indonesia. Anosmia merupakan keadaan dimana seseorang kehilangan kemampuan untuk mencium bau, ini menjadi indikator gejala awal ketika seseorang mulai terpapar virus Covid-19.

Tetapi, gejala ini tidak selalu karena virus Corona, bisa juga karena virus lain seperti penyebab pilek dan flu.

BACA JUGA:
Apa Itu Parosmia? Gejala Baru Saat Seorang Terpapar Covid-19
Berapa Lama Kekebalan Tubuh Terbentuk Usai Divaksin Covid-19?

Ahli THT Erich Voight mengatakan, pembengkakan yang terjadi di hidung akibat virus juga bisa mencegah partikel bau mencapai area saraf penciuman yang ada pada hidung.

"Saat pembengkakan itu mereda, indera penciuman bisa kembali," ujar Voight yang dikutip dari detikHealth, Jumat (15/1/2021).

Selain pilek dan flu, hilangnya fungsi indra penciuman juga bisa disebabkan karena polip hidung, tumor, penyakit neurodegeneratif. Misalnya seperti Alzheimer, Parkinson, serta cedera otak atau trauma kepala.

Bagaimana cara mengujinya?

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

MOBIL SAMPAHNYA JADI SAMPAH!!! https://t.co/Tj8ueCXRXh
Bangun Alun-alun Terakota, Pemkab Majalengka Siapkan Rp7,7 Miliar https://t.co/WJuN2qwS0S
Jumlah Kasus Covid-19 Majalengka Melesat ke Angka 1.956 https://t.co/HtyxSzAhj5
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter