FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Tubuh Merasa Lelah Padahal Tidak Melakukan Banyak Hal, Mungkin Ini Penyebabnya



Selama masa physical distancing ini, apakah kamu merasa jauh lebih lelah daripada biasanya? Jika iya, welcome to the club! Bukan hanya kamu yang mengalami masalah ini, orang lain yang sama-sama menjalaninya pun merasakan hal yang serupa.

Padahal jika dilihat-lihat, aktivitas kita berkurang secara drastis. Kita tidak pergi ke kantor, kampus, meeting dengan klien, dan lain sebagainya. Hal yang dilakukan hanya duduk di rumah dan mengerjakan apa yang menjadi tanggung jawab di balik layar laptop. Sisanya pun dihabiskan dengan rebahan.

BACA JUGA:
Mengatur Kesabaran dan Emosi Saat Temani Anak Belajar Ketika #dirumahaja
7 Website Menarik untuk Temani Kamu Selama #DiRumahAja
Ketika Korona Mewabah di Social Media
Jangan Mandi Jika Habis Begadang, Ini Alasannya

Bukannya semakin santai, tubuh justru terasa lebih lelah, pegal-pegal, dan bahkan sakit di beberapa tempat. Kenapa hal ini bisa terjadi, ya? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini!

1. Tubuh butuh penyesuaian akibat gaya hidup yang berubah

Layaknya seseorang yang menempati kota baru, kita butuh waktu untuk beradaptasi dengan perubahan hidup selama pandemik. Proses ini berbeda-beda bagi setiap individu. Ada yang merasa berat di beberapa minggu pertama, ada pula yang merasakannya setelah satu bulan lebih.

Walaupun hal ini menyerang psikologis kita, kondisi fisik juga ikut terpengaruh. Lalu sampai kapan tubuh kita seperti ini? Dilansir dari IFL Science, manusia secara general membutuhkan tiga bulan untuk benar-benar terbiasa dengan sebuah pola hidup yang baru.

2. Kamu kurang bergerak

Coba perhatikan, deh, bagaimana aktivitasmu sehari-hari belakangan ini? Apakah mayoritas kamu isi dengan menonton film dan rebahan? Atau duduk seharian di depan laptop? Itu adalah alasan berikutnya kenapa kamu terus merasa lelah.

Kok bisa, padahal kita tidak melakukan aktivitas yang berat? Justru karena tubuh tidak banyak bergerak, kita lebih mudah lelah. Ini terjadi karena sirkulasi darah menurun dan proses metabolisme yang mengubah glukosa jadi energi pun terhambat.

Studi yang diterbitkan oleh Science Daily tahun 2008 bahkan mengatakan bahwa olahraga dengan intensitas ringan saja bisa menurunkan gejala kelelahan sebesar 65 persen. Ini membuktikan bahwa perbedaan kecil pun sangat berpengaruh.

3. Makan makanan yang tidak sehat

Setelah gaya hidup, coba sebutkan makanan apa saja yang akhir-akhir ini sering kamu konsumsi. Apakah mi instan, junk food, makanan-makanan manis, atau bahkan camilan ringan?

Nyatanya, apa yang kita makan sangatlah berpengaruh terhadap performa tubuh sehari-hari. Dilansir dari Insider, kita membutuhkan makanan yang tidak hanya membuat kenyang, tapi juga memenuhi nutrisi harian.

Asupan yang sangat dibutuhkan untuk menghasilkan energi adalah karbohidrat, protein, dan lemak baik. Namun kamu harus berhati-hati dengan karbohidrat sederhana seperti tepung, nasi, roti, dan sereal. Terlalu banyak konsumsi asupan tersebut akan membuat tubuh semakin mudah lelah.

Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks. Contohnya sayuran, kacang-kacangan, pisang, biji-bijian, gandum, kentang, dan nasi merah.

4. Stres dan kecemasan

“Terkurung” di rumah selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan pasti akan membuat kita stres. Terlebih lagi untuk orang yang tinggal sendirian.

Maka tak heran jika produktivitas kerja menurun dan tubuh pun jadi mudah lelah. Sudah banyak studi yang membuktikan bahwa kondisi psikologis kita memengaruhi kesehatan fisik, ini disebut sebagai psikosomatik.

Ketika kita stres dalam waktu yang lama, pola tidur akan terganggu. Tubuh yang tidak mendapatkan istirahat pun jadi mudah lelah. Ini akan menjadi siklus yang tidak ada habisnya. Lebih lanjut, kondisi ini juga merupakan gejala depresi, lho.

5. Tidak mendapatkan tidur yang berkualitas

Berikutnya, kualitas tidur malam yang buruk juga bisa menimbulkan rasa lelah. Coba ingat-ingat, kapan terakhir kali kamu bangun tidur dan merasa sangat berenergi? Jika kamu tidak pernah merasakan itu akhir-akhir ini, tandanya tidurmu kurang berkualitas.

Padahal ada banyak proses tubuh yang terjadi di malam hari. Dilansir dari Queensland Health, di antaranya adalah pemrosesan memori oleh otak, pembaruan hormon tubuh, pembentukan sel imun, dan lain sebagainya.

6. Rutinitas yang monoton

Ngerasa gak sih, sejak kita melakukan semua aktivitas di rumah, hari-hari terasa sangat monoton? Bangun tidur, mandi, kerja atau mengerjakan tugas-tugas yang menumpuk, dan seterusnya.

Kurang lebih kita melakukan hal yang serupa setiap hari. Ini juga bisa membuat kita merasa capek, lho. Dilansir dari Science Alert, hal yang monoton akan menguras psikologis dan membuat kita stres atau cemas.

7. Tidak mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup

“Berada di dalam ruangan selama periode waktu tertentu artinya kita tidak mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup, dan hal ini bisa berdampak pada ritme sirkadian (jam biologis) tubuh,” kata dokter penyakit kronis di Treated.com, Dr. Daniel Atkinson kepada HelloGiggles.

Benar, ini merupakan alasan lain kenapa kita harus rajin berjemur di pagi hari. Tidak hanya menguatkan sistem imun, kebiasaan tersebut juga menghalau rasa lelah. Sebab saat kita mendapatkan vitamin D yang cukup dari sinar matahari, pikiran jadi lebih fokus, tubuh pun lebih siap beraktivitas.

Lalu apa yang harus dilakukan agar tidak terus merasa lelah?

Berdasarkan penjelasan di atas, terdapat sejumlah cara yang bisa kita lakukan agar tubuh tidak mudah lelah. Berikut ini di antaranya:

- Luangkan waktu untuk olahraga ringan di rumah, seperti yoga dan lainnya;
- Jaga pola makan sehat, pastikan nutrisi tubuh selalu terpenuhi;
- Perbanyak minum air putih;
- Tidur malam minimal tujuh hingga delapan jam;
- Gunakan waktu luang untuk mengerjakan hobi;
- Lakukan hal-hal yang membuatmu senang;
- Tetap berkomunikasi dengan teman, orangtua, atau saudara;
- Jika berita mengenai pandemik membuatmu cemas, sebaiknya batasi dirimu dari paparan tersebut;
- Berjemur ketika indeks ultraviolet berada di angka satu hingga tiga.

Sebenarnya selain hal-hal yang disebutkan, rasa lelah yang muncul tanpa sebab juga bisa dipicu oleh penyakit tertentu. Namun penyebab yang paling sering terjadi adalah dari hal-hal di atas.

Jadi, hal pertama yang sebaiknya kita lakukan adalah dengan memperbaiki gaya hidup. Jika rasa lelah masih menghantuimu, maka tak ada salahnya konsultasi dengan dokter.

Sumber: IDNTimes | Foto: Pexels

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Dari Majalengka, AKP Wafdan Muttaqin Jabat Kasat Reskrim Subang https://t.co/XP8rSGKdiq
Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Subang, Pada Senin 10 Agustus 2020 Bertambah Dua Orang https://t.co/T2YsqFTzTn
Update Covid-19 Purwakarta: Konfiirmasi Positif 17, Kontak Erat 68, dan Suspek 8 orang https://t.co/k1rztaa2bA
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter