FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Catat Mom, Kenali 5 Penyebab Sakit Perut Bagian Bawah Saat Hamil

Indeks Artikel


SUBANG, TINTAHIJAU.com - Kehamilan ialah proses alamiah yang dialami oleh setiap wanita, namun efek dan pengalaman wanita saat hamil bisa berbeda-beda. Karena itu setiap wanita bisa mengalami keluhan yang berbeda--beda selama masa kehamilan berlangsung.

Salah satu dari beberapa keluhan yang dialami oleh seorang yang sedang hamil ialah mengalami sakit pada perut di bagian bawah, rasa sakit ini tidak saja dialami oleh ibu hamil dengan usia kehamilan yang sudah cukup tua, namun rasa sakit ini juga kadang dialami oleh usia kehamilan yang masih muda, pada usia 8 minggu misalnya.

Jika anda juga mengalaminya, pada tulisan ini kami ingin memaparkan 5 penyebab dan cara mengatasi sakit perut bagian bawah saat hamil.

Penyebab sakit perut bagian bawah

1. Kelelahan

Sakit perut bagian bawah karena kelelahan bisa disebabkan aktivitas si ibu selama hamil. Contohnya, ibu hamil lelah saat berjalan jauh atau naik-turun tangga.

Untuk mencegah sakit perut bagian bawah, sebaiknya ibu hamil mengurangi aktivitas yang melelahkan.

2. Sperma dibuang di dalam tubuh

Kondisi ini dapat terjadi usai ibu hamil berhubungan seksual. Mulanya, perut akan terasa kencang hingga menjadi berubah sakit.

Sperma pria mengandung prostaglandin yang bisa merangsang otot rahim kontraksi. Prostaglandin baru bereaksi ketika masuk ke dalam tubuh Bunda.

Berhubungan seksual selama hamil tetap diperbolehkan. Namun, perlu diingat untuk tidak membuang sperma pria di dalam tubuh Bunda.

3. Keputihan

Keputihan umumnya disebabkan infeksi. Pada ibu hamil yang mengalami infeksi akan terjadi reaksi sehingga menyebabkan kontraksi.

Infeksi dapat masuk ke rahim ibu. Akibatnya, perut ibu menjadi kencang dan terasa sangat sakit.

4. Masalah yang terjadi di organ dalam tubuh

Sakit perut bagian bawah atau kontraksi juga bisa disebabkan masalah yang terjadi di organ dalam tubuh ibu. Salah satu contohnya adalah appendix atau radang di usus buntu.

Kondisi ini memang jarang terjadi pada ibu hamil, tapi harus diwaspadai. Usus buntu selama kehamilan bisa membahayakan ibu apabila sampai pecah dan menyebabkan infeksi.

Selain usus buntu, sakit ginjal, hati, atau hepar, juga bisa menyebabkan sakit perut bagian bawah.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Cerita Dibalik Kelahiran Tanggal 9 Maret Sebagai Hari Musik Nasional https://t.co/a0VDFecSKR
Kaesang Akhirnya Buka Suara Terkait Hubungannya dengan Felicia https://t.co/wMrVAVhCMk
OPINI: Kesetaraan Gender dalam Bingkai Kebersamaan https://t.co/QzsJfd1Ra9
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter