FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Atasi Bayi Rewel karena Stress dengan Cara Ini



Sebagai ibu, adakalanya Bunda akan menemukan si kecil sangat rewel dan tak berhenti menangis. Rewelnya bayi bisa disebabkan karena berbagai hal, salah satunya stres pada bayi. Apa saja gejalanya?

Gejala stres pada bayi

Jangan bingung Bunda, si kecil akan menunjukkan tanda berikut sebagai wujud dirinya stres:

- Rewel atau menangis berkepanjangan, terutama saat ada orang asing atau perubahan instan di sekitarnya
- Mudah gelisah bahkan saat sudah tertidur lelap
- Nafsu makan dan minum menurun, terbukti dengan berat badan yang menurun drastis
- Enggan aktif seperti biasanya, seperti tidak bersemangat ketika diajak bermain
- Selalu ingin digendong, tidak mau ditinggal
- Berperilaku agresif seperti merebut benda atau memukul
- Memalingkan wajah atau menangis ketika melihat orangtua karena merasa tidak diperhatikan

Ketahui penyebabnya

Terdapat aneka macam penyebab mengapa bisa bayi mengalami cemas berlebih atau stres layaknya orang dewasa, antara lain:

1. Merasa tidak nyaman

Stres yang dialami bayi cenderung merupakan respon tidak nyaman yang sudah ia alami dalam durasi waktu lama. Contoh: celana basah atau kotor akibat buang air kecil atau buang air besar.
 
2. Sakit

Merasa tidak enak badan bisa menjadi penyebab lain stres pada bayi. Tentu saja, ia hanya bisa mengomunikasikan dengan cara menangis.
 
3. Merasa diabaikan

Pergeseran zaman membuat banyak Bunda memilih menjalankan peran ganda, ibu rumah tangga sekaligus perempuan karir. Ketika hal ini terjadi, bayi akan mengalami stres saat Anda harus kembali sibuk dengan rutinitas harian.

4. Overstimulasi

Stimulasi akan dilakukan orangtua untuk membuat si kecil tumbuh sesuai tahapan usianya. Namun, terlalu berlebihan memberikan stimulasi menyebabkan stres, lho.

5. Cuaca

Siapa sangka, anomali cuaca yang tidak menentu bisa menjadi sebab bayi merasa gelisah. Selain itu, suasana rumah yang terlalu ramai perlu diketahui membuat anak merasa tidak tenang.

Tips mengatasi stres pada bayi

Parents, stres yang dibiarkan sedikit banyak akan memengaruhi tumbuh kembang bayi. Untuk itu, yuk lakukan langkah berikut untuk menangani stres yang mendera si kecil.

1. Ketahui penyebab bayi menjadi stres

Mengetahui kegelisahan pada bayi dan sebesar apa kadarnya akan membuat Parents lebih tanggap untuk melakukan penanganan agar bayi menjadi lebih tenang.

Sebagai langkah awal, rutinlah memberikan sentuhan fisik untuk membuktikan bahwa keamanan dan kenyamanan bagi si kecil akan selalu ada.

Menurut penelitian, sentuhan penuh kasih sayang akan memicu pelepasan hormon oksitosin (hormon cinta) dan opioid endogen yang bertindak sebagai penghilang rasa sakit alami.

Namun, sentuhlah bayi secukupnya saja. Terkadang bayi merespon sentuhan yang ia terima malah diterjemahkan sebagai hal yang tidak menyenangkan.

2. Luangkan lebih banyak waktu untuk si kecil

Kendati sibuk dengan kegiatan sehari-hari, jangan lupa untuk membangun bonding yang erat dengan buah hati. Ingatlah bahwa kehadiran adalah parameter penting bagi orangtua bisa lebih memenangkan hati si kecil.

Penelitian menunjukkan sebaiknya Bunda tidak meninggalkan anak-anak mereka selama lebih dari 7 hari saat masih bayi, karena sangat mungkin menyebabkan trauma psikologis. Keberadaan Parents di sisi anak akan membuatnya merasa aman dan nyaman, serta tentunya mengurangi kecemasan yang sedang ia rasakan.

3. Ajak anak mengobrol

Bun, bicaralah dengan buah hati untuk membuatnya lebih nyaman. Kendati belum memahami bahasa orangtua, suara orangtua menjadi favorit bayi yang berperan vital menumbuhkan rasa amannya.

Terkadang, kegelisahan juga bisa disebabkan oleh lingkungan bising di sekitarnya, termasuk suara orang yang berbicara dengan keras dan kasar. Sebisa mungkin hindari berbicara dengan nada kasar, dan hindari bertengkar dengan pasangan saat berada di dekatnya.

4. Ciptakan lingkungan yang aman

Tak kalah penting, pastikan si kecil berada di lingkungan yang aman dan nyaman. Jika sedang ada pertemuan ramai di rumah, sediakan ruangan yang memungkinkan si kecil beristirahat dengan tenang tanpa gangguan.

Sumber: TheAsianParent | Foto: Ilustrasi

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.




TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Ketua Satgas Corona: Carrier Jauh Lebih Berbahaya Daripada Corona https://t.co/wM8EzFOQv0
Acha Septiasa Sempat Dikarantina 2 Kali, Ini Kisahnya https://t.co/Y3z0G4rzyD
Teknologi Biometrik Buatan Anak Bangsa Ini Tembus 25 Besar Terbaik Dunia https://t.co/D0Jm0hbcEc
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter