Ditawarkan ke Yaman, Spanyol Kepincut Garap Sirkuit MotoGP di Majalengka

Pemodal asing asal Spayol tertarik bangun sirkuit balap setara arena MotoGP di area perkebunan tebu milik Perum Perhutani, Majalengka.

Hal tersebut disampaikan Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jabar Eddy Nasution di Gedung Sate, Kota Bandung.

Selain itu, Eddy menuturkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menawarkan investor asal Yaman untuk pengembangan di kawasan sirkuit tersebut.

"Kalau Spanyol (sirkuit) dia yang berminat. Kalau ini (Yaman) pengembangan kawasannya kita tawarkan," ujar Eddy dikutip dari inilah.com

Dikatakan, lahan tersebut ada sekitar 6 ribu hektar, di mana berdiri pula pabrik gula PT. PG Rajawali II. Eddy tambahkan, rencana  mengenai sirkuit ini sudah dibahas di Jakarta, pada pekan lalu. Pada pertemuan itu hadir pula pengelola pabrik tebu dan calon investor.

Meski begitu, dia tidak tahu secara persis nama perusahaan asing yang berminat menanamkan investasi untuk pembangunan sirkuit kelas dunia tersebut. "Kalau (Investor) Spanyol ini berminat karena ada kerjasama dengan pabrik gula," katanya.

Namun, lanjut dia, pihak investor memberikan ultimatum untuk secepatnya memberikan keputusan. Andaikata berlama-lama, ada kemungkinan berpindah ke daerah bahkan negara lain. "Kita juga sedang bersaing dengan Mandalika kan mau bikin motoGP juga," ucapnya.

Sambung dia, pihaknya siap memfasilitasi rencana pembangunan venue balap motor dengan kualitas layaknya Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia ini. Hanya saja, lanjut dia, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) pun harus cepat merespon.

"Itu kan pabrik gula, HGU (Hak Guna Usaha) kan harus diubah menjadi kawasan yang lain. Nah ini Bappeda harus cepat merespon itu," katanya.

Lebih lanjut, Eddy katakan, dengan adanya sirkuit setara Motogp, nantinya akan digelar event balap motor berkelas internasional. Demikian, dia katakan, gelaran olahraga harus menjadi pintu masuk untuk investasi, agar pembangunan daerah ikut berkembang.

Eddy mencontohkan negara Cina saat menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2008. Pada kesempatan itu, Negeri Tira Bambu tersebut mengundang investor besar-besaran. Demikian bisa mendongkrak pembangunan.

"Begitu juga di Munich (Jerman), Brazil,  spanyol. Nah event olahraga bisa dijadikan pintu masuk investor," pungkasnya.

 

Foto: bikesportnews.com


Banner Kanan 3
Banner Kanan 2
Banner Kanan 1

Twitter Update

Peringati Hari Puisi, Budayawan Majalengka Gelar Macasukma https://t.co/CIyFGeOnY2
DPD PKS Subang: Kami Wakafkan Agus Masykur untuk Benahi Subang https://t.co/HyqZ6fcPTv
Ada yang Beda, Ini Penampakan Taman di Sisi Jalan Alun-alun Subang https://t.co/rRWfnWNV91
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page