Kayuh Sepeda, Warga Sumedang ini Kampanyekan Budaya Membaca

Kampanye budaya membaca di era digital terus dilakukan, baik secara berkelompok maupun individu. Caranyapun beragam, ada  yang mendirikan perpustakaan ada juga yang berkeliling kampung dengan kendaraan.
 
Seperti yang dilakukan Saefullah. Warga Tegal Kalong, Sumedang yang sehari-hari pedagang kue ringan itu memanfaatkan sepeda miliknya untuk mengkampanyekan budaya baca untuk anak-anak dan warga.
 
Meskipun dilakukan sendiri, aktivitas ini sudah dilakukan sejak Mei 2016 lalu.  "Waktu itu saya pindah kostan. Di kostan baru ini saya lihat anak-anak, saya pikir daripada main-main mending membaca buku. Kebetulan saya juga ada perpustakaan. Saya ajaklah anak-anak, dan mereka seneng," kata Ipul panggilan Saefullah kepada TINTAHIJAU.com
Semangat Ipul mengajak anak untuk membaca buku itu salah satunya dari keprihatinan di era digital ini. Mayoritas anak, waktunya dihabiskan di depan komputer atau pegang gadget untuk main game. "Di zaman digital ini, saya kira budaya baca buku ini harus ditingkatkan," katanya
 
Selain mendirikan perpustakaan di tempat tinggalnya, setiap akhir pekan, Ipul membuka lapak di alun-alun Sumedang. Dengan sepeda kesayangannya, dia menggenjot sepeda dengan sisi kanan-kiri puluhan buka aneka judul. "Setiap minggu saya buka lapak di Alun-alun. Kalau ada hari besar kadang kita adain acara, sekaligus diskusi dan lainnya" imbuhnya
Lambat laun, aktivitas Ipul ini mendapat dukungan dari rekannya, Kini Ipul ditemani oleh enam orang rekannya. Bukan itu saja, Ipul juga membuka donasi buku untuk lebih beragam judul stok bukunya. "Sekarang sudah ada enam orang yang ikut, alhamdulillah," pungkasnya
 
Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
Instagram: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU