Paracord, Gelang Cantik Bikinan Pemuda Majalengka

Setahun terakhir tren gelang tali warna-warni nan etnik muncul lagi di masyarakat, khususnya kalangan remaja dan anak muda. Di Majalengka, pengrajin gelang cantik ini muudah didapati di daerah Desa Tanjungsari Rt 01/07 Kecamatan Leuwimunding.

Berbekal sering mengisi waktu luang saat kuliah dengan belajar membuat kerajinan tangan, salah satu pemuda Majalengka yang tergabung di Perupa Majalengka mahir menciptakan karya-karya cantik berupa aksesoris Gelang, Handstrap Kamera, Gantungan Kunci dan Lanyard. Dengan mengikuti perkembangan era digital iapun kreative memasarkan handmade buatannya dijejaring sosial media.

Fuad Hasan, alumni Unsoed tahun 2015 asal Desa Tanjungsari Rt 01 Rw 07 Kecamatan Leuwimunding adalah pegiat kriya yang cukup kreative. Tak heran dengan ilmu yang ia dapatkan karya-karyanya yang ia buat dari Paracord dan tali Prusik, bethasil memikat konsumen di sosmed (instagram) @paracord_majalengka.

Dijelaskan Fuad sejauh ini produk yang ia buat masih ia kerjakan sendiri dengan bahan baku yang ia dapat dari Bandung, "Awalnya saya belajar autodidak, terus belajar di komumitas se Indonesia namanya Indonesian Paracordist. Dan yang mengerjakan produk-produk ini masih saya sendiri," ungkapnya kepada TINTAHIJAU.com.

Pembuatan custom baik Gelang, Handstrap Kamera, Gantungan Kunci dan Lanyard tergantung pesanan, khusus gelang yang tiap konsumen berbeda ukurannya, pemuda 27 tahun ini sengaja membuat produknya sesuai ukuran si pemesan.

"Untuk pemesanan khusus gelang saya buat sesuai ukuran tangan konsumen. Dan untuk promosi dan pemasarannya selain saya gunakan jejaring meda sosial,  saya juga masuk di komunitas  Perupa Majalengka di bidang kriya," sambungnya.

Untuk harga tiap produk yang ia buat, pemuda yang aktif sebagai freelance guide dan freelance fotografer ini mematok harga dari Rp.15.000,- hingga Rp. 30.000,- tergantung jenis tali & kerumitan simpul.

"Selain sebagai ajang wirausaha, dengan membuat handycraft saya merasa memiliki kepuasan tersendiri terlebih bisa menghasilkan karya yang beda, melatih kepekaan tangan & otak juga," ucapnya.

Ia berharap dengan bergabungnya bersama Perupa Majalengka,  bisa menjadi wadah bagi siapapun yang mempunyai karya, dan bisa
berkolaborasi dengan karya-karya yang lain, ujarnya. (Echa)

Dapatkan kilasan berita lainnya via:

Twitter: @TINTAHIJAUcom
Instagram: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU


Banner Kanan 2
Banner Kanan 3
Banner Kanan 6
Banner Kanan 4
Banner Kanan 1
Banner Kanan 5

Twitter Update

Gelorakan Kemerdakaaan, Pemuda PUI Majalengka Bagi-bagi Bendera https://t.co/WLDug05D89
Demam Lukisan Jalan Mewabah di Kabupaten Subang https://t.co/IoMAIGY0NN https://t.co/IoMAIGY0NN
Pemkab Subang Udunan Benahi Pagar Rusak di Area Titik Start Road Race Asian Games https://t.co/WOXhtl2gCE
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page