FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Mata Air Kasumber yang beralamat di Desa Pesanggrahan ini lokasinya tidak jauh dari mata air Cimincul Subang. Sama-sama berada di kecamatan Kasomalang, Subang, Jawa Barat. Pesonanya tidak kalah jauh dengan Umbul Ponggok dan Umbul Manten Klaten. Dasarnya dipenuhi dengan batuan dan pasir yang terkesan seperti berada di lautan.

Kalian warga Jawa Barat atau Jakarta, tak perlu jauh-jauh ke laut untuk berfoto underwater dengan aman. Apalagi jika kalian tidak bisa berenang. Di Mata Air Kasumber ini kalian bisa selfie tanpa takut terseret arus dalam atau ombak. Hasilnya pun dijamin tidak akan mengecewakan. Wajah dan ekpresi kalian dengan mudah terekam di kamera. Pastikan kamera kalian anti air yah.

Untuk hasil yang maksimal, traveler seperti anak-anak @bogorjuara ini menggunakan dome saat mengambil gambar di dalam air. Dome ini semacam alat setengah lingkaran transparan sehingga bisa memotret dua alam dengan mudah. Hasilnya seperti foto teman-teman traveler dari @BogorJuara ini yang menyebut dirinya sebagai #SiAnakCurug yang berarti anak air terjun.

Tak ada yang menyangka jika Subang, Jawa Barat menyimpan banyak sekali wista tersembunyi berupa mata air jernih dan bening seperti mata air Kasumber ini. Memang salah satu perusahaan air minum besar, salah satunya mengambil air baku dari salah satu mata air di Subang. Tak heran jika Subang kini menjadi destinasi yang bisa dipertimbangkan untuk mengunjungi pesona mata airnya yang jernih dan bening.

Subang kini tak ubahnya seperti Klaten yang memiliki banyak umbul. Dua diantaranya yang sedang hits di media sosial adalah umbul Manten Klaten yang masih alami dan umbul Ponggok Klaten yang sudah terkenal sejak zaman Belanda sebagai salah satu tujuan wisata selain dimanfaakan untuk irigasi pertanian dan perkebunan di sekitarnya.


Subang Punya Mata Air lebih Keren dari Umbul Manten

Desa Pesanggrahan, Subang ini mayoritas penduduknya bertani dan beternak. Sebagian lainnya ada yang berkeja sebagai padagang, karyawan swasta hingga pengrajin industri. Desa Pesanggrahan ini letaknya tidak terlalu jauh dari ibukota Kabupaten Subang. Jaraknya diperkirakan sekitar 27 kilometer dan dapat ditempuh dengan durasi waktu sekitar 90 menit. Sedangkan dari kota Bandung, jarak Subang ini sekitar 30 kilometer atau dibutuhkan waktu sekitar 120 menit.

Yang menarik adalah Desa Pesanggarahan ini memiliki potensi sebagai desa wisata. Pasalnya masyarakat Desa Pesanggrahan Subang ini memiliki keterampilan dalam membuat gula aren, sagu, kelontong opak dan rengginang yang merupakan kuliner khas tradisional Indonesia. Jika saja dikemas dengan lebih baik lagi, paket wisata ke Desa Pesanggrahan akan lebih edukatif karena bukan sekadar mengunjungi mata air semata. Namun, wisatawan juga bisa mengenal lebih dekat usaha warga desa dalam bertahan hidup namun teteap melestarikan lingkungan sekitarnya. [reservasi.com]

follow twitter @tintahijaucom