FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Ribuan Unggas Mati Mendadak di Pabuaran


"Saya tidak tahu penyebab bebek milik saya mati, saya takut ini penyakit menular makanya saya dan pekerja menggunakan sarung tangan dan masker saat membersihkannya," kata Sutimin kepada TINTAHIJAU.com, Rabu (26/6/2013).

Di daerah tersebut, dalam sehari ada 200 lebih bebek mati mendadak. Dengan kondisi seperti ini, Sutimin mengaku rugi puluhan juta rupiah. Apalagi, modal untuk peternakan bebeknya sendiri, didapat dari meminjam di bank.

"Dari 1.500 ekor bebek, sekarang bebek saya hanya tinggal 100 ekor. Saya rugi sekitar Rp50 jutaan, modal yang saya gunakan hasil meminjam dari bank," katanya.

Meskipun banyak unggas jenis bebek mati mendadak sampai saat ini, belum ada tindakan apapun dari pemerintah setempat, padahal warga sekitar sudah beberapa kali melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kecamatan. [Warlan Putra | @warlanPutra]


Berita Selengkapnya Klik di Sini

 

TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Kasus Covid-19 di Majalengka Bertambah, Ini Daftar Lengkapnya https://t.co/BLXJl1Mh5g
Dentuman Misterius Juga Pernah Terjadi di Luar Negeri https://t.co/N9XHkYlmhO
459 Terkonfirmasi Covid-19, Karawang Kembali ke Masuk Zona Merah https://t.co/DLAoukXesB
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter