FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Proyek Tol Cipali Tunggu "Restu" 32 Warga Subang



Ketua Tim Pengadaan Tanah Tol Cipali, Eten Roseli, menuturkan masalah harga, seharusnya warga menuntut kepada Gubernur. Paslanya, kata Eten, harga tersebut ditentukan oleh Gubernur.

"Karena ada sekitar 32 warga yang sampai saat ini keukeuh masih mempertahankan tanahnya proyek pengerjaan jadi terhambat, seharusnya tanggal 19 Januari pembangunan harus sudah dilaksanakan tapi karena masalah ini Proyek jadi terhambat," kata Eten Roseli kepada TINTAHIJAU.com, Kamis (30/5/2013).

Proyek tol Cipali sepanjang 116 Km tersebut sampai saat ini masih terkendala pembebasan lahan. Untuk di Subang panjang jalan tol sepanjang 44 Km. Dari total tersebut, kata Eten lahan yang belum dibebaskan sekitar 1 km lagi yang tersebar di 10 Desa.

"Mereka menuntut harga ingin disamakan dengan harga tanah untuk pabrik, padahal inikan untuk tol, bahkan kita akan sediakan rumah seharga Rp10 juta atau mereka bisa mengambil uangnnya untuk yang rumahnya terkena gusur, saya tidak bisa berbuat apa-apa sekarang silakan saja warga memprjuankan haknya," paparnya.

Sejumlah upaya untuk mendapatkan titik temu dilakukan. Termasuk mediasi antara 32 warga dan pihak proyek dilakukan dengan difasilitasi Polres Subang pada Kamis (30/5/2013) ini. Namun medias tampaknya tidak menghasilkan kesepakatan. Warga menolak harga tanah karena dianggapnya murah.

"Masa harganya cuma Rp12.800 per meter. Itu terlalu kecil. Pokonya saya akan mempertahankan tanah saya jika harganya segitu," kata salah seorang warga Kecamatan Cibogo,  Imik Kholimah.

Imik yang mempunyai tanah seluas 2,5 hektar di Kampung Padaasih Desa Padaasih Kecamatan cibogo menolak tanahnya digusur karena menurut dia harga yang diberikan terlalu murah. "Pokonya kalau harganya dibawah Rp325 ribu per meter saya akan pertahankan tanah saya, kalau perlu akan saya beton." Ujarnya. [Warlan putra | @warlanPutra]

 


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Kejari Subang Sudah Kantongi Calon Tersangka Kasus BPR Syariah https://t.co/X8a1210mCx
Polres Bogor Bekuk Komplotan Begal Sadis Bersenjata Api dan Samurai https://t.co/FR1Efa9hvg
LSM AKSI Dorong Kejari Usut Semua Kasus Korupsi di Subang https://t.co/roU3bBjulJ
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page