Jembatan Gantung, Bukti Harmonisasi Subang dan Purwakarta



Jembatan pembatasn yang terbuat dari bambu itu berada di Kampung Tanjung Garut Desa Cijunti Kecamatan Campaka Kabupaten Purwakarta. Jembatan Seman namanya. Akses penghubung itu pertama kali dibangun sekitar tahun 1958. Meskpun sudah cukup tua, namun jembatan tersebut masih kokoh.

"Jembatan ini selalu kami rehab setiap 2 bulan sekali, dengan mengganti alas jembatan yang terbuat dari bambu (gedeg)," kata penjaga jembatan, Ecin kepada TINTAHIJAU.com, Kamis (18/4/2013).

Jembatan sepanjang 100 meter tersebut dikelola oleh Ecin dan keluarganya secara turun temurun. Warga yang melintas jembatan tersebut memberi sumbangan kepadanya sebesar Rp500- Rp1.000.

Sumbangan sukarela tersebut dimasukan kepada sebuah kotak yang diletakan di Ujung jembatan yang terletak di desa Cijunti Kecamatan Campaka.

"Hasil sumbangan sukarela nantinya akan digunakan untuk memperbaiki jembatan, setiap 2 bulan sekali perbaikan dan setahun sekali diganti semuanya atau rehab total," jelasnya.

Jembatan tersebut adalah satu penghubung antara Desa Cihambulu Kecamatan Pabuaran dan Desa Cijunti Kecamatan Campaka. Dalam satu hari yaitu dari mulai pukul 07:00 sampai 18:00, penjaga jembatan bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp300 ribu. [Warlan putra]

 


Twitter Update

Jika Dilakukan Secara Teratur dan Benar, Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan https://t.co/3sijhRh0GS
Pemkab Karawang Telah Lakukan 8.000 Tes Cepat dan 756 Tes Swab https://t.co/GcFTxo2SRG
Wujud Kasih Sayang, Istri Bupati Bagikan 200 Nasi Box untuk Warga Kalijati https://t.co/OoIcDjEwna
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter