FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Japanese Film Festival (JFF) Digelar di Bandung

Japanese Film Festival (JFF) akan digelar di CGV 23 Paskal Shopping Center, Bandung pada 21-23 Desember 2018 mendatang.

Pada tahun 2018, Japanese Film Festival (JFF) di Indonesia menginjak tahun yang ke-3. JFF Indonesia membawa 14 film terbaru dari beragam genre untuk diperkenalkan kepada masyarakat di Indonesia khususnya di empat kota yaitu Makassar, Yogyakarta, Jakarta, dan Bandung.

Pelaksanaan JFF di Bandung untuk pertama kalinya sekaligus menjadi penutup rangkaian JFF di Indonesia. Dalam JFF 2018, seri film terbaru dari “Chihayafuru” (Nori Koizumi) akan hadir membawakan part ketiganya. Dua part sebelumnya sudah dihadirkan pada JFF 2016.

Mewakili genre drama romantika akan hadir film-film seperti “Color Me True” (Hideki Takeuchi), “The 8 Year Engagement” (Takahisa Zeze), “Perfect World” (Kenji Shibayama) dan “Mixed Doubles” (Junichi Ishikawa) yang akan menjadi daya tarik bagi para remaja yang gandrung akan artis idola Jepang.

Disusul film animasi dari para sutradara animasi kenamaan Jepang berjudul “Lu over the Wall” (Masaaki Yuasa) dan “Mary and the Witch’s Flower” (Hiromasa Yonebayashi). “The Crimes That Bind” (Katsuo Fukuzawa) mewakili film bergenre thriller dari JFF di tahun ini. Film “Laughing under the Clouds” (Katsuyuki Motohiro) dan film “Yakiniku Dragon” (Wui Sin Chong) membawa cerita mitologi dan sejarah yang menggambarkan Jepang di zaman yang berbeda.

JFF juga membawa film peraih banyak penghargaan internasional yaitu “Shoplifters” karya Hirokazu Kore-eda yang mendapatkan penghargaan  Palme d'Or di Cannes Film Festival 2018, serta film “One Cut of the Dead” (Shinichirou Ueda) yang merupakan film horror komedi yang menduduki box office di Jepang selama 4 pekan, dan wara-wiri di berbagai festival film internasional.

Film “The Man from the Sea”, film terbaru dari sutradara peraih Un Certain Regard Jury Prize di Cannes Film Festival 2017, Koji Fukada, akan menjadi salah satu penanda terbaik di tahun 2018 yang bertepatan dengan Peringatan 60 Tahun Hubungan Indonesia - Jepang. Film ini merupakan kerja sama Indonesia, Jepang, Perancis yang menampilkan Adipati Dolken dan Sekar Sari serta mengambil lokasi syuting di Aceh.

The Japan Foundation bekerja sama dengan Tokyo International Film Festival memproduksi seri kedua film omnibus “Asian Three Fold Mirror” dengan tema Journey di tahun ini.

Film ini menyatukan tiga karya dari tiga sutradara yang berasal dari Jepang (Daishi Matsunaga), Tiongkok (Degena Yun), dan Indonesia (Edwin). Tiga aktor Indonesia yaitu Nicholas Saputra, Agni Pratistha, dan Oka Antara ikut mempertunjukkan aktingnya dalam film ini.

 


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom



Banner Kanan 1

Twitter Update

Polisi Tetapkan 5 Komisioner KPU Palembang Jadi Tersangka https://t.co/KV7CKFx2aT
Saat Nyalip, Motor vs Motor di Jalan Cijoged Subang, 1 Orang Tewas https://t.co/x625KXNUWY
Petani Pabuaran Subang Berburu Hama Tikus https://t.co/NlLccisCQY
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page