FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Nugget Ampas Kecap, Olahan Makanan Buatan Mahasiswa Majalengka

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Salah satu Mahasiswa Teknik Industri semester 6 Univeraitas Majalengka Arki Aji Pangestu, telah melaksanakan program kerja di bawah naungan Departemen Ekonomi dalam Kerja Nyata Mahasiswa (KNM) dengan terobosan membuat olahan bahan sisa yang bisa diolah kembali.

Arki mengatakan, ia bersama rekan satu timnya, Agustus 2018 lalu telah mengadakan kegiatan sosialisasi dan praktek langsung bertempat di Desa Jatisura Kecamatan Jatiwangi dengan mengundang warga setempat, yang mayoritas adalah ibu rumah tangga.

Adalah Nugget ampas kecap, olahan makanan dari bahan dasar ampas kecep yang selama ini biasa dimasak untuk lauk pauk, dibuat Nugget sehingga menghasilkan jenis makanan baru berupa Nugget.

"Kami mempresentasikan di hadapan warga tentang cara pembuatan Nugget Ampas Kecap, dengan mengambil waktu siang hari yaitu pukul 10.00 WIB bertempat di Balai Desa Jatisura," katanya.

Ia menyebutkan untuk membuat Nugget Mapas Kecap sangat mudah dan sederhana termasuk semua perlengkapan alat dan bahan yang harus dipersiapkan. Sementara Untuk bahan yang dibutuhkan membuat Nugget Ampas Kecap diantaranya: Nugget ampas kecap 1kg, Roti tawar 1 Pack, Tepung panir 1/4 kg, Mentega 1/4kg, Susu bubuk 2 sachet, Garam, Gula, Bawang putih, telur, dan  Minyak goreng.

"Sedangkan untuk peralatan yang harus disediakan adalah: Kompor, wajan, loyang, dan peralatan penunjang lainnya. Dan Setelah semua bahan di persiapkan, saya bersama Mahasiswa Prodi Manajeme Fakultas. Ekonomi yakni Maulidah memulai demo pembuatan Nugget Ampas kecap di depan warga setempat," katanya.

Ia mengatakan antusias warga setempat  cukup tinggi, hal itu dibuktikan dengan banyaknya warga yang datang, ditambah antusias mereka dengan tentang cara pembuatan Nugget Ampas Kecap dengan banyaknya warga yang bertanya perihal pembuatan ampas kecap.

"Saya berharap dari hasil praktek dan sosialisasi pembiatan Nugget Ampas Kecap ini masyarakat bisa lebih peka terhadap limbah khususnya makanan yang masih bisa diolah kembali. Selain bernilai jual tinggi ampas kecap ini mengandung jumlah protein 20.57% (Maharani : 2001)," ungkapnya.

Bukan hanya itu,  Arki dan rekan 1timnya juga melakukan analisis ekonomi, mengenai biaya produksi dan nilai jual yang tepat, sebagai gambaran bagi peminat untuk melakukan bisnis tersebut.(Echa)


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom
Youtube: TINTAHIJAU channel


Twitter Update

Komputer Dicuri, SMPN 2 Kadipaten Majalengka Nebeng UNBK di SMK https://t.co/IHUb4E2L3i
27 Anggota Mangkir, DPRD Subang Gagal Tetapkan 2 Raperda https://t.co/hWjQ4HI1Wx
Minim Komputer, UNBK Murid SMPN di Subang Digelar 3 Shift dalam Sehari https://t.co/li9wda1inr
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page