FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Cegah Filariasis, Dinkes Subang Turun ke Daerah

TINJAU PATOKBEUSI- Dinas Kesehatan (Dinkes) Subang melakukan sosialisasi ke daerah terkait pencegahan penularan penyakit filariasis atau kaki gajah di di Autorium Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi, Subang, Senin (24/8/2015).

Kegiatan ini dilakukan Puskesmas Patokbeusi. Kegiatan itu merupakan program pemerintah pusat dalam rangka menekan angka penderita filariasis yang mewabah di Kabupaten Subang.

Data hingga Oktober 2014 lalu, dari 253 Desa, sebanyak 236 desa dinyatakan endemis penyakit kaki gajah. Sebagian besar desa tersebut berada di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa. Sampai Oktober 2014 itu, jumlah penderita yang tak lagi bisa disembuhkan tercatat 28 orang.

"Kita bertekad mewujudkan Indonesia bebas dari penyakit Kaki gajah hingga tahun 2020. Warga sudah terbebas dari serangan penyakit kaki gajah," kata salah seorang Petugas Puskesmas, Iwan kepada TINTAHIJAU.com, Senin (24/8/2015).

Filariasis ini penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk melalui pembuluh limpa. Di Subang, Kaki Gajah ini mulai menyerang sejak 2000. "Penyakit kaki gajah ini adalah golongan penyakit yang menular, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, setelah tergigit maka jaringan system limpa akan berkembang," paparnya.

Dalam sosialisasi itu, puluhan warga Rancabogo yang didominiasi kaum ibu, datang ke lokasi sosialisasi. "Saya berharap warga di daerah ini aktif dalam menjaga kesehatan khususnya mengonsumsi obat pencegahan penyakit Filariasis dengan rutin atau setiap bulannya," pungkasnya. [Sandy Zaenudin]

Oo: Puskesmas sosialisasi waspada kaki gajah

Follow twitter @tintahijaucom

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Petugas Gabungan Gerebeg Kantor Disduk Capil Majalengka https://t.co/nGoLoFCYQK
Catat!, Jangan Konsumsi Buah-buahan Ini Saat Hamil https://t.co/HTLiwIyWQ4
Respon Pemkab Subang Soal Stadion Persikas yang Nyaris Ambruk https://t.co/h0cVerihpD
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter