FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Festival Apem, Cara Warga Bantarwaru Menjaga Tradisi



Dalam literatur Islam, bulan Shafar dikenal sebagai bulan bala. Ini di antaranya karena kaum nabi-nabi terdahulu diazab pada bulan ini. Diriwayatkan bahwa azab itu turun pada hari Rabu di bulan ini.

Dalam Al-Quran disebutkan tentang adanya hari nahas. Dan itu pada hari Rabu di bulan Shafar. Terutama di hari Rabu terakhir bulan ini. Dalam kultur Jawa Barat, disebut dengan istilah Rebo Wekasan.

Bukan hanya satu hari, tetapi Al-Quran menyebut hari nahas itu terjadi dalam beberapa hari, ayyaamu nahsin.

Kearifan para ulama di Nusantara menetapkan karena bulan Shafar adalah bulan bala, maka di antara penangkalnya adalah sedekah. Khususnya di masyarakat pantura Cirebonan, dibuatlah tradisi saling berbagi sedekah berupa panganan APEM, yang berbentuk bulat dan dilumuri cairan gula kelapa.

Khususnya di desa Bantarwaru Ligung (Majalengka) dan sekitarnya, tradisi sedekah panganan apem ini masih ditemukan, sekalipun mulai berkurang.

Dalam rangka memasyarakatkan dan melestarikan sedekah APEM ini, beberapa kalangan masyarakat di desa Bantarwaru mengadakan Festival Apem, pada tanggal 3 Oktober 2021 ini. Ini adalah Festival kedua tentang Apem yang diadakan di desa ini. Festival yang sama pernah diadakan setahun kemarin, juga di desa Bantarwaru.

Dengan tradisi sedekah  Apem, kita mengharapkan keselamatan, kebaikan, dan kesejahteraan. Seperti sabda Nabi, "Sedekah itu menolak bala." Dan sedekah apem adalah salah satu dari manifestasi atas hadis beliau.

Secara sosiologis, panganan apem bukan hanya manifestasi religius atas hadits Nabi. Tetapi juga tradisi kebaikan kultural yang diwariskan para pendahulu, dan menjadi penyambung nilai historis dan sosiologis.

Pernah menikmati panganan Apem? Itu panganan manis dan lezat. Jika belum pernah merasakannya, coba lihat acara Festival Apem ini. Jika pun belum bisa mencicipi dan menikmatinya, setidaknya tahu dulu tentang jenis panganan nikmat ini.

Apem bukan hanya panganan. Ia juga sebuah peristiwa. Ia menyimpan nilai dan konteks sejarah dan kebudayaan. Mau tahu lebih jauh? Festival Apem ini sedikit banyak akan mengulasnya.

Pengen mangan apem? Teka bae ya ning acara Festival Apem...


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Resep dan Cara Membuat Semur Jengkol Spesial Khas Sunda https://t.co/4YWs48wEfW
Sebuah Rumah Tiba-tiba Ambruk, Tewaskan Ibu dan Anak Balitanya https://t.co/T8CW1nEPEm
Innalillahi wainnailaihi rojiun, Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Budi Santoso, Pimred https://t.co/8aYXtkgX1Z. Aha… https://t.co/PzDuq2OeQV
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter