FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Sidang Majelis Syuro PUI ke-3 Digelar di Majalengka

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Sidang Majlis Syuro ke-3 Persatuan Umat Islam (PUI) digelar du Gedung Yudha Pendopo Majalengka, Jumat (27/12/2019)

Sidang Majlis dengan mengusung tema Wasathiyah Islam dan re-engineering organisasi menuju indonesia maju itu mengagedakan penyampaian Laporan Ketua Majelis Syuro PUI, Pelantikan Anggota Majelis Syuro hasil Pemilu Raya periode 2019-2024, dan melantik serta menetapkan Ketua Majelis Syuro Periode 2019-2024.

Acara yang berlangsung selama 3 hari (27-29/12/2019) dihadiri Ketua Majlis Syuro PUI, Ahmad Heryawan, Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PUI H. Nurhasan Zaidi, Bupati Majalengka H. Karna Sobahi, Para ketua DPD PUI dari 27 Kabupaten/Kota se Jawa Barat serta dari DKI Jakarta.

BERITA LAINNYA:

Enam Kepala Sekolah MTs dan MA di Lingkungan PUI Dilantik

Ya Salam, 4 dari 6 RKB MI PUI Cinangka Majalengka Nyaris Roboh

2 Tahun, MA PUI Majalengka Kerjasama dengan 30 Lembaga Pendidikan Luar Negeri



Sekretaris Umum Majelis Syuro PUI Nurikhsan Zaidi mengatakan ada 15 Anggota Majelis Syuro yang akan dilantik dari 7 zona  pemilihan. Sementara Ahmad Heryawan merupakan Ketua Majelis Syuro sekaligus sebagai anggota tetap.

Pada hari kedua Sabtu (28/12/2019) diagendakan pemilihan dan menetapkan Anggota Majelis Syuro Tambahan dan anggota ex-office Majelis Syuro, pelantikan Majelis Syuro Tambahan, menetapkan visi dan misi, renstra dan kebijakan  dasar PUI periode 2019-2024.

Ketua Majelis Syuro PUI Ahmad Heyawan mengatakan sudah menjadi komitmen untuk membesarkan PUI yaitu berkomitmen dalam pemahaman agama. Yaitu pemahaman yang  dianut yakni ahlu sunnah waljamaah, pemahaman yang benar yang diartikan dalam beberapa karakter.

"Ada beberapa karakter yang perlu dikembangkan yaitu karakter keagamaan, karakter kebangsaan dan karakter kemanusiaan," kata Aher sapaan Ahmad Heryawan

Aher memaparkan karakter keagamaan yang dimaksud adalah memahami agama secara komfrehensif, harus moderat, harus menyatukan. "Oleh karena pemahamannya moderat dan menyatukan maka pasti akan fleksibel, moderat, menghormati perbedaan, sepanjang perbedaan tersebut perbedaan yang diperbolehkan," urainya.

Sedangkan karakter kebangsaan kata Aher, yaitu pemahaman  dan komiten serta realisasi kebangsaan  baik tentang NKRI, UUD  45 dan kebhinekaan. Dan karakter kemanusiaan yaitu ketika masalah kemiskinan terselesaikan, kebodohan terselesaikan maka akan berimbas pada kesejahteraan.

Bupati Majalengka Dr. H. Karna Sobahi menyambut baik pelaksanaan Sidang Majelis Syuro ke-tiga di Gedung Yudha Majalengka karena sebelumnya Sidang Majelis Syuro kedua berlangsung di gedung Pakuan saat Aher menjabat sebagai Gubernur.

"Hari ini juga sekaligus peresmian gedung Bapermin diteruskan dengan agenda-agenda Sidang Majelis Syuro PUI hingga hari Ahad ditutup dengan ziarah ke makam Pahlawan KH. Abdul Halim," pungkas Bupati.




FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom


TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Tekan Laju Penyebaran Covid-19, Majalengka Tiadakan Panggung Hiburan HUT RI https://t.co/LUC1N6naHt
Netizen Sorot Kegiatan Camping Ground Pejabat Subang https://t.co/VKOlWonbwy
Bupati Majalengka dan Keluarga Tes Swab, Sekda Ungkap Hasilnya https://t.co/mpcOnLvkML
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter